3 Cara Mudah Mengatur Keuangan Pribadi dengan Efektif

Pengaturan keuangan merupakan bagian penting dalam kehidupan setiap orang. Pengaturan keuangan yang tepat menentukan kesuksesan masa depan. Dalam hal 3 Cara Mudah Mengatur Keuangan Pribadi dengan Efektif ini penting karena pengaturan keuangan yang tepat tidak hanya terkait jumlah pendapatan dan pengeluaran.

    Pengaturan keuangan yang tepat juga terkait penentuan prioritas kebutuhan. Selain itu, pengaturan keuangan juga terkait dengan risiko dalam kehidupan, baik di masa kini maupun masa mendatang.

    Beberapa contoh risiko yang dapat terjadi antara lain risiko kesehatan, kematian, wisata, pendidikan, dan lain sebagainya. Tidak sedikit dari antara risiko ini yang dapat terjadi sewaktu-waktu, misalnya sakit. Sebuah pengelolaan keuangan yang buruk ibarat menjalani hidup tanpa modal

Jika tidak disertai dengan pengaturan keuangan yang tepat, risiko semacam ini dapat mempengaruhi kondisi keuangan seseorang.

    Oleh karena itu, sejak awal diperlukan cara mengatur keuangan pribadi dengan efektif. Dengan demikian, segala risiko tersebut dapat teratasi dengan baik. 

3 Cara Mudah Mengatur Keuangan Pribadi dengan Efektif

    Untuk mengatur keuangan secara efektif, ada beberapa cara yang dapat digunakan oleh masyarakat. Berikut beberapa di antaranya.

1. Aplikasi

    Aplikasi merupakan salah satu cara mengatur keuangan pribadi. Hal ini dilakukan dengan mengajukan pinjaman uang tunai pribadi. Pinjaman diajukan kepada pihak pengelola aplikasi. 

    Adapun jumlah pinjaman yang dapat diajukan berbeda-beda dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Selain itu, jumlah bunga yang diterapkan juga dapat berbeda. Terkait hal ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat.

  • Ajukan pinjaman hanya kepada aplikasi yang telah terdaftar di OJK. Hal ini untuk memastikan bahwa penyedia aplikasi tersebut menyelenggarakan layanannya menurut ketentuan OJK. Hal ini sangat penting untuk memastikan keamanan Anda.
  • Jangan tergiur dengan tidak adanya BI checking. Biasanya hal ini dilakukan oleh pengembang yang berniat hanya mencari untung, tanpa memperhatikan pengguna maupun ketentuan yang berlaku di Indonesia.
  • Perhatikan tingkat bunga. Saat ini, tingkat bunga yang ditetapkan oleh BI berkisar di angka 6 – 7%. Kebanyakan bank menerapkan tingkat suku bunga pinjaman hingga 2.8% per bulan. Sejauh aplikasi menawarkan dengan tingkat bunga mencapai angka ini, tidak masalah. Jangan sampai bunga yang ditawarkan terlalu tinggi.

2. Pinjaman Bank

    Pinjaman bank merupakan cara berikutnya untuk memperoleh pendanaan. Hal ini dapat dilakukan untuk mengelola keuangan pribadi Anda agar efektif. Terkait hal ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

  • 2.1. Ketahui tipe pinjaman. Umumnya bank menawarkan pinjaman dengan agunan atau pinjaman uang tanpa jaminan. Jika memungkinkan, gunakan pinjaman uang tanpa agunan atau jaminan. 
  • Perhatikan tingkat bunga serta tenor pinjaman yang ditawarkan oleh bank. Tingkat bunga pinjaman pada umumnya di atas tingkat suku bunga tabungan dan deposito. Namun angkanya tidak pernah melebihi 10%. 

Adapun tenor pembiayaan bergantung pada jenis pembiayaan yang dipilih. Dalam hal ini, perlu diingat satu hal. Semakin panjang tenor pembiayaan yang dipilih, semakin besar pula bunga yang harus dibayarkan kepada bank. Hal ini perlu diperhatikan agar pembayaran bunga tidak mengganggu arus kas keuangan pribadi. 

  • Sesuaikan tingkat pembayaran per bulan dengan kemampuan keuangan Anda saat ini. 
  • Pastikan bank menawarkan tingkat suku bunga pinjaman dan tenor dalam batas ketentuan yang ditetapkan oleh BI dan OJK.
  • Pastikan meminjam hanya dari bank yang diawasi oleh OJK. Setidaknya hal ini bertindak sebagai pencegah adanya dugaan maladministrasi hingga penipuan. Lebih baik melakukan tindakan pencegahan semacam ini sebelum terkena tindakan yang merugikan di masa mendatang.

3. Investasi

    Investasi merupakan cara berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk mengelola keuangan pribadi. Investasi pada dasarnya merupakan tindakan seseorang menanamkan sejumlah dana di suatu aset. Hal ini dilakukan dengan memperoleh keuntungan di masa depan.

    Investasi dapat dilakukan dalam beragam bentuk. Investasi dapat berupa saham, reksa dana, properti, asuransi, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

  • Manfaatkan asuransi. Asuransi dapat membantu Anda mencegah pengeluaran besar di masa mendatang. Dengan berinvestasi pada saat ini melalui pembayaran premi, Anda dapat dimudahkan ketika risiko keuangan terjadi di masa mendatang.
  • Pilih emiten dengan performa baik. Meski harga sahamnya dapat jauh lebih mahal, namun setidaknya hal ini dapat menjadi salah satu fitur pengaman. Di saat bersamaan, perlu juga pengawasan terhadap kinerja emiten berdasarkan laporan keuangan yang rutin dikeluarkan. Dari laporan ini, tingkat kesehatan emiten dapat dipantau.

Simpulan

    Cara mengatur keuangan pribadi dengan efektif terletak pada kemampuan mengelola keuangan di masa kini. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya pengeluaran dalam jumlah besar di masa mendatang.

    Terkait hal ini, perlu kiranya kita bijak menggunakan kartu kredit. Kartu kredit maupun metode pembayaran secara angsuran lainnya sebaiknya dipilih ketika kondisi keuangan memang memungkinkan.

    Selain itu, dalam memilih metode pembiayaan, perlu pula diperhatikan kredibilitas lembaga pembiayaan serta tingkat bunga pinjaman yang ditawarkan. Saat ini, langkah terbaik untuk melakukannya adalah dengan memperoleh pinjaman dari lembaga yang diawasi oleh OJK.

    Hal terpenting ialah terkait simpanan. Perlu bagi kita untuk senantiasa menghindari besar pasak daripada tiang. Jangan sampai biaya gaya hidup jauh melebihi tingkat pendapatan. Hal-hal inilah yang merupakan kunci pengaturan keuangan pribadi.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara-cara mudah untuk mendapat uang tambahan, UangPro ada caranya di sini!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top